PANTAI ANCOL

Jakarta – Ancol sudah menjadi destinasi wisata legendaris bagi warga Jakarta. Di taman hiburan ini tersedia banyak wahana rekreasi, termasuk rangkaian Pantai Ancol yang cocok untuk main air dan bersantai.

Pantai Ancol membentang sepanjang kurang lebih 6,5 km dan dibagi dalam beberapa area yang memiliki daya tariknya sendiri. Ingin tahu seperti apa keseruan wahana di Pantai Ancol dan harga tiket masuknya? Simak fakta-fakta seputar Pantai Ancol berikut yang dirangkum

Dibagi dalam Enam Area

Pantai Ancol dibagi dalam enam area yang masing-masing memiliki daya tariknya sendiri. Keenam pantai ini bisa diakses dengan hanya sekali bayar tiket masuk di gerbang utama.

Keenam pantai tersebut adalah Pantai Karnaval, Festival, Indah, Bende, Ria dan Beach Pool atau Laguna. Selain itu, ada juga Danau Impian yang masuk dalam deretan pantai ini.

2. Wahana

Tidak hanya bermain air, ada sejumlah wahana seru yang bisa kalian coba di Pantai Ancol. Untuk yang menginginkan petualangan yang menantang bisa mencoba wahana Outbond Holic.

Kalau ingin basah-basahan bisa menjajal wahana Aquafun dengan beragam perosotannya. Jika ingin bersantai sambil menikmati pemandangan, kalian bisa menyewa pedal boat berbentuk angsa di Danau Monumen Ancol.

Tiap pagi dan sore pada akhir pekan, pengunjung Pantai Beach Pool Ancol bisa berolahraga ringan di pinggir pantai bersama instruktur profesional. Selain itu, tiap hari Minggu pukul 06.00 WIB kalian bisa mengikuti kelas yoga di Plaza Lagoon dan kelas aerobik di Taman Lumba-lumba.

3. Fasilitas

Untuk mengelilingi area Pantai Ancol dan daerah sekitarnya, ada Kereta Wisata Sato-Sato yang jalurnya membentang sepanjang 3,6 km. Jalur keretanya dari Gerbang Timur hingga Pantai Bende dan dilanjut lagi hingga Ocean Dream Samudera ke Dunia Fantasi.

Selain itu, di area Pantai Karnaval juga tersedia pusat perbelanjaan bernama Ancol Beach City yang lobinya langsung menghadap ke bibir pantai.

4. Harga Tike

Harga tiket masuk Pantai Ancol sebesar Rp 25.000 untuk weekday dan weekend. Sementara biaya masuk kendaraan beroda dua sebesar Rp 15.000 dan untuk kendaraan beroda empat sebesar Rp 25.000.

5. Lokasi

Pantai Ancol beralamat di Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Untuk mencapai pantai ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Pantai Ancol buka setiap hari selama 24 jam

ravel.detik.com/domestic-destination/d-4804265/pantai-ancol-wisata-air-seru-di-utara-jakarta

KEPULAUAN SERIBU

Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu adalah sebuah kabupaten administrasi di Daerah Khusus Ibukota JakartaIndonesia. Wilayahnya meliputi gugusan kepulauan di Teluk Jakarta.[1][5]

Bupatinya saat ini adalah Husein Murad. Sebelum menjadi kabupaten, wilayah Kepulauan Seribu merupakan salah satu kecamatan di Kota Administrasi Jakarta Utara.

Pusat pemerintahan kabupaten ini terletak di Pulau Pramuka yang mulai difungsikan sebagai pusat pemerintahan kabupaten sejak tahun 2003. Terdapat dua Kecamatan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yakni Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan membawahi tiga kelurahan yaitu Kelurahan Pulau Tidung, Kelurahan Pulau Pari, dan Kelurahan Pulau Untung Jawa. Kecamatan Kepulauan Seribu Utara membawahi tiga kelurahan juga yaitu Kelurahan Pulau Kelapa, Kelurahan Pulau Harapan, dan Kelurahan Pulau Panggang.

Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mempunyai jumlah penduduk sebanyak lebih kurang 23.897 jiwa (2017) yang tersebar di sebelas pulau-pulau kecil berpenghuni. Kesebelas pulau tersebut di antaranya Pulau Untung JawaPulau PariPulau LancangPulau Tidung BesarPulau Tidung KecilPulau PramukaPulau PanggangPulau HarapanPulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Sebira. Selain pulau-pulau berpenghuni, terdapat pula beberapa pulau yang dijadikan sebagai pulau wisata, seperti Pulau BidadariPulau OnrustPulau Kotok BesarPulau PuteriPulau MatahariPulau Sepa, dan sebagainya.[2]

Di wilayah kabupaten ini terdapat pula sebuah zona konservasi berupa taman nasional laut bernama Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKS). Sebagai daerah yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dan di dalamnya juga terdapat zona konservasi, maka tidaklah mengherankan bilamana pengembangan wilayah kabupaten ini lebih ditekankan pada pengembangan budidaya laut dan pariwisata. Dua sektor ini diharapkan menjadi prime-mover pembangunan masyarakat dan wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Administrasi_Kepulauan_Seribu

WATU DODOL

Kawasan Wisata Pantai Watu Dodol merupakan pintu masuk ke Kabupaten Banyuwangi dari wilayah Kabupaten Situbondo. Nama Watu Dodol sendiri merujuk kepada sebuah batu besar setinggi 6 meter yang berlokasi tepat di antara kedua ruas jalan raya. Lokasi kawasan wisata ini sekitar 5 kilometer dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Dalam bahasa Jawa, Watu memiliki arti Batu. Istilah Dodol dapat diartikan sebagai jenang. Jenang Dodol dapat merujuk kepada makanan manis berbentuk persegi seukuran kelingking. Dodol juga dapat berupa makanan dari ketan yang ditumbuk, dibentuk lonjong seukuran telapak tangan, kemudian digoreng.

Watu Dodol merupakan batu karang berwarna hitam yang sangat keras serta memiliki bentuk yang unik, yaitu bagian atasnya lebih besar daripada dasarnya. Pada bagian selatan sisinya, tumbuh sebatang pohon kelor yang menambah keunikan batu tersebut. Meskipun dulu terlihat angker, tetapi kini Watu Dodol terlihat asri karena dihiasi taman sebagai jalur hijau.

Patung Gandrung (tarian khas Banyuwangi) dengan tulisan Selamat Datang di Kabupaten Banyuwangi menjadi penghias gerbang masuk ke Kabupaten Banyuwangi.

Patung Gandrung (tarian khas Banyuwangi) dengan tulisan Selamat Datang di Kabupaten Banyuwangi menjadi penghias gerbang masuk ke Kabupaten Banyuwangi.

Sumur air tawar berlokasi di area Pantai Watu Dodol. Penduduk setempat membatasinya dengan dinding yang terbuat dari batu. Air tawar yang dikeluarkan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Gua Jepang digunakan sebagai benteng pertahanan pada masa Perang Dunia II serta digunakan untuk mengawasi setiap kapal yang melintasi Selat Bali. Gua tersebut menghubungkan pintu gua dari sisi bukit menuju ke pintu gua di puncaknya. Kondisi gua kini kurang terawat dan tertutupi semak-semak sehingga sulit untuk ditemukan, kecuali bagi orang yang sudah mengetahui dengan pasti lokasinya.

Pantai Watu Dodol dilengkapi tempat peristirahatan sementara bagi pengendara yang melintasi jalur Situbondo-Banyuwangi. Kawasan wisata pantai ini dilengkapi fasilitas parkir yang luas, warung-warung yang menyediakan makanan khas Banyuwangi, toko-toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan telepon seluler, kamar mandi bagi wisatawan yang bermain di pantai, dan persewaan perahu nelayan untuk ke tengah laut. Lokasi pantai cukup rindang karena banyak ditumbuhi pepohonan. Selain dibatasi laut di sebelah timur, lokasi wisata juga langsung berbatasan dengan bukit dan hutan, serta dekat dengan lokasi Watu Dodol.

Terdapat sepasang makam pada puncak bukit yang berlokasi tepat di belakang pantai Watu Dodol (sisi barat Watu Dodol). Sepasang makam tersebut dikeramatkan oleh berbagai kalangan, yaitu para penduduk setempat maupun orang-orang dari luar daerah Banyuwangi. Tidak jarang ada beberapa orang yang bertapa di lokasi makam tersebut.

Kondisi makam terawat baik. Sebuah kanopi bergaya China serta lantai bertegel putih menambah kebersihan dan keindahannya. Untuk masuk ke lokasi makam, disediakan tempat parkir luas yang dapat memuat belasan mobil. Jalan masuk menuju makan dibangun dengan batu serta kavling untuk mempermudah perjalanan pengunjung.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan laut serta Watu Dodol dari puncak bukit, atau menikmati keasrian hutan yang dipenuhi satwa liar di sisi yang lain.

Ciri khas budaya China kembali ditunjukkan dengan adanya sebuah kuil kecil di sisi makam yang ditujukan kepada Dewa Bumi Tu Di Gong serta dilengkapi wadah untuk menancapkan hio.

Upacara atau Ritual Puter Kayon merupakan sebuah festival penduduk setempat yang biasa dilakukan seusai Lebaran. Upacara tersebut merupakan perwujudan syukur penduduk setempat karena dapat melaksanakan Lebaran serta mengenang jasa Buyut Jakso, sesepuh yang pertama kali membuka Kampung Boyolangu. Upacara dimulai dengan mengarak tumpeng dan sesajian dari Boyolangu ke Pantai Watu Dodol. Sesajian selanjutnya dilarungkan ke laut sementara Tumpeng dimakan bersama-sama

Lokasi Watu Dodol berdekatan dengan Pelabuhan Ketapang sehingga seringkali menjadi tempat peristirahatan bagi para pelancong yang hendak menuju atau dari Pulau Bali. Hotel yang terdapat di Kawasan Wisata Watu Dodol adalah Hotel Watu Dodol [2]. Restoran yang berada di lokasi Kawasan Wisata Watu Dodol adalah Restoran Melaties.

Kawasan Wisata Watu Dodol terkenal akan berbagai legenda mistisnya yang turut menarik perhatian wisatawan untuk datang.

Nama Watu Dodol[sunting | sunting sumber]

Pada masa Blambangan diperintah oleh Minak Jinggo, sempat terjadi peperangan antara pasukan Blambangan dengan Majapahit. Pasukan Blambangan mengalami kekalahan sehingga banyak yang melarikan diri menuju pantai di utara.

Seorang prajurit Blambangan membawa bekal berupa jadah (sejenis dodol, yaitu jenang ketan berbentuk lonjong seukuran telapak tangan). Saat beristirahat di tepi pantai, bekal yang ia bawa tertinggal. Dodol tersebut akhirnya berubah menjadi Watu Dodol [3].

Chen Fu Zhen Ren[sunting | sunting sumber]

Chen Fu Zhen Ren adalah seorang arsitek yang memenuhi sayembara Raja Mengwi untuk membangun sebuah taman kerajaan dalam kurun waktu tertentu. Namun, hingga tiga hari dari batas waktu yang ditentukan, arsitek tersebut belum membangun apa-apa. Selama ini Raja Mengwi terus memberinya peringatan, tetapi sang arsitek terlihat acuh. Pada malam pada hari ketiga sebelum batas waktu berakhir, tiba-tiba saja taman istana yang sangat indah muncul begitu saja.

Semua orang terkejut. Raja Mengwi memerintahkan untuk menangkap sang arsitek karena takut. Pada malam harinya, dua orang prajurit yang ditugaskan menjaga sang arsitek membawanya kabur ke Blambangan karena mereka menganggap sang arsitek sebenarnya tidak bersalah apa-apa. Tidak seberapa jauh, pelarian mereka diketahui dan mereka dikejar hingga menyeberangi Selat Bali. Kedua prajurit tersebut bertempur mati-matian melindungi sang arsitek dan akhirnya tewas, sementara sang arsitek yang terkepung berubah menjadi batu berukuran besar dengan bentuk aneh, yaitu bagian atasnya lebih besar dari bawahnya. Penduduk setempat memakamkan kedua prajurit di puncak bukit di dekat Watu Dodol (makamnya masih sering dikunjungi hingga sekarang oleh berbagai kalangan kepercayaan dan agama), sementara batu besar itu disebut Watu Dodol dan masih dikeramatkan hingga sekarang [4].

Legenda ini diperkirakan bukan berasal dari masyarakat setempat (orang Using – penduduk asli Blambangan) karena mereka tidak mengenal pewayangan. Dikisahkan bahwa Semar berjualan di pantai Watu Dodol, tetapi bahan yang ia jual terguling. Berasnya yang tumpah menjadi hamparan pasir putih, sementara pikulan kayunya terlempar dan menancap di sela-sela Watu Dodol. Pikulan kayu tersebut tumbuh menjadi Pohon Kelor. Konon kayu kelor dapat menghilangkan segala ilmu kanuragan jika bersentuhan dengannya. Bekal air minum Kyai Semar yang tumpah menjadi sumber air tawar yang mengalir di bibir pantai [5].

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, pasukan Jepang pernah berupaya untuk memindahkan Watu Dodol karena mengganggu transportasi mereka. Puluhan orang dikerahkan untuk memotong Watu Dodol agar lebih mudah dipindahkan, tetapi ternyata tidak membawa hasil. Saat hendak digulingkan dengan ditarik kapal, ternyata Watu Dodol tetap bergeming, malah konon kapal yang menarik akhirnya tenggelam.

Awalnya Watu Dodol terletak di sisi Timur jalan yang menghubungan Situbondo dengan Banyuwangi. Pada saat dilakukan pelebaran jalan, pemerintah setempat bermaksud memindahkan lokasi Watu Dodol yang menjadi ikon wisata daerah tersebut. Hal itu disebabkan pelebaran jalan lebih memungkinan dilakukan pada sisi timur, karena sisi barat jalan merupakan sebuah bukit. Setelah susah payah mendongkrak dan menggulingkan Watu Dodol, keesokan harinya Watu Dodol kembali tertancap di tempat semula. Setelah kejadian tersebut, Watu Dodol tidak pernah diganggu lagi. Itulah sebabnya kini Watu Dodol berada di tengah dua ruas jalan. Pemerintah setempat memperindah situs tersebut dengan menambahkan taman kecil di sekelilingnya.

Seorang penganut aliran Kejawen yang bertapa di kawasan makam Watu Dodol pada tahun 2012 menceritakan bahwa ia memperoleh penglihatan. Dalam penglihatan itu, ia ditunjukkan bahwa sepasang makam keramat di kawasan Watu Dodol merupakan makam sepasang putri kerajaan yang diungsikan.

https://id.wikipedia.org/

PANTAI TRIANGGULASI


Trianggulasi merupakan salah satu Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Lokasinya tidak jauh dari Pura Luhur Giri Salaka dan Pantai Ngagelan. Selain itu, pantai ini juga hanya berjarak 2km saja dari pantai Plengkung yang sudah terkenal itu.

Nama Trianggulasi diambil dari sebuah Tugu Trianggulasi, yaitu tugu penanda titik ikat dalam pengukuran dan pemetaan yang terletak sekitar 500m dari utara pantai. Masyarakat setempat sering menyebutnya pantai tanggul asri karena susah menyebut Trianggulasi.

Pantai yang berada di desa Tegaldlimo ini mempunyai formasi hutan Pantai yang masih lengkap, didominasi pohon nyampung, bogem dan pandan laut. Kondisi Pantainya berpasir putih bersih dilengkapi dengan air laut berwarna biru.

Ombak di pantai Trianggulasi ini cukup tinggi dan tergolong tidak aman untuk berselancar. Karena itu pengelola pantai tidak mengijinkan pengunjung untuk berselancar ataupun berenang di pantai ini. Namun lokasi pantai ini sangat cocok untuk kegiatan wisata bahari lainnya yang tidak kalah seru, yaitu berkemah dan menyaksikan indahnya matahari tenggelam. Selain itu, di sekitar pantai terdapat banyak monyet yang menyambut para pengunjung yang datang.

https://www.indonesia-tourism.com/east-java/tourism/banyuwangi/ina/trianggulasi_beach.html

PANTAI CEMARA

Banyuwangi kini menjadi salah satu tujuan utama untuk berwisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Letak geografis Banyuwangi terletak di ujung timur provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak tempat wisata alam yang keren dan patut untuk dikunjungi. Salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi adalah Pantai Cemara.

Pantai Cemara terletak di kota Bayuwangi tepatnya di Dusun Rowo, Desa Pakis, Kecamatan Bayuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini mulai terkenal pada tahun 2015 dikarenakan keunikan yang ada pada Pantai tersebut. Dulunya Pantai ini berama Pantai Rejo yang merupakan tempat pendaratan perahu nelayan dan tempat di lakukannya transaksi jual – beli ikan secara langsung. Kemudian mulai diadakan kegiatan – kegiatan oleh warga setempat dan pemerintah setempat yang dapat meningkatkan keindahan di Pantai ini sejak tahun 2011. Misalnya penanaman pohon cemara udang dengan susunan yang rapi dan menarik sehingga Pantai ini dapat memikat para wisatawan yang akhirnya mulai dikenal dengan nama Pantai Cemara.

Pantai Cemara dengan panjang Pantai 2 km membentang dari utara sampai selatan di penuhi oleh pohon cemara udang yang berjejer berderet yang jumlahnya mencapai lebih dari 16 ribu pohon rindang. Terlihat seperti hutan cemara karena begitu banyaknya dan rimbunnya tanaman cemara ini. Pemandangan ini sangat menarik untuk dijelajahi serta dapat dijadikan spot – spot foto.

Sebagai tempat berteduh, fungsi dari pohon cemara udang di pinggir Pantai ini juga dapat sebagai antisipasi dan angin kencang. Pantai ini merupakan tempat wisata favorit warga kota Bayuwangi. Ombaknya yang relatif kecil, cukup aman untuk para pengunjung yang membawa anak – anak berenang dan bermain di pinggir Pantai, atau sekedar menyusuri Pantai.

Harga Tiket Masuk di Pantai Cemara

Untuk menjaga dan merawat obyek wisata dibutuhkan dana yang mendukung. Dana tersebut dapat berasal dari sumbangan pemerintah maupun wisatawan yang datang untuk berkunjung. Masuk ke lokasi Pantai Cemara anda dapat membayar uang retribusi sebesar 2000 rupiah saja per orang. Parkir motor cukup membayar 2000 rupiah dan 5000 rupiah untuk parkir mobil.

Rute Menuju ke Lokasi Pantai Cemara

Menuju lokasi Pantai Cemara tidaklah melewati medan yang sulit. Hanya saja jalan yang belum cukup baik yaitu terdapat aspal yang rusak dan beberapa jalan yang masih berupa tanah. Anda dapat menempuh perjalanan menuju lokasi Pantai selama 20 menit saja dari kota Banyuwangi. Rute Pantai Cemara dari Kota Banyuwangi dapat dimulai dari mengambil jalan ke Hotel Santika. Di samping hotel Santika terdapat gang masuk ke timur, lurus saja ikuti jalan tersebut sampai pertigaan belok kanan di daerah persawahaan. Ikuti jalan sampai menemukan pertigaan yang ada papan petunjuk jalan lokasi Pantai Cemara. Ikuti jalan tersebut hingga melewati sawah – sawah warga dan kolam – kolam ikan warga setempat. Sebelum menuju parkiran, harus menyebrangi sungai kecil yang berisi air payau. Terdapat pemandangan tumbuhnya beberapa jenis pohon yang terdapat di Pantai-Pantai yaitu pohon mangrove. Terdapat spot foto menarik yang wajib untuk di coba jika berkungjung ke Pantai Cemara. Setelah menyebrangi sungai sampailah di lokasi Pantai Cemara.

Obyek Wisata di Pantai Cemara

Pantai Cemara memiliki keunikannya sendiri, sehingga para wisatawan berbondong – bondong untuk mengunjungi dan menikmati Pantai ini. Hal – hal yang dapat di temukan dan di lakukan di Pantai Cemara antara lain:

1. Spot Foto

Terdapat beberapa spot foto menarik yang dapat di coba selain menikmati keindahan Pantai pasirnya. Seperti salah satu spot sebelum memasuki tempat parkiran kendaraan. Terdapat spot yang memiliki background atau latar belakang yang bagus, yaitu berupa sungai air payau dan beberapa pohon mangrove serta pohon cemara yang nan elok dilihat. Seiring dengan pertumbuhan wisatawan yang semakin bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun, jumlah spot – spot foto mulai di tambah sebagai daya pikat wisatawan. Anda dapat berfoto di tempat duduk warna – warni, ataupun di tempat dengan latar belakang tulisan “ love ”. Berhubung pantai Cemara merupakan tempat penangkaran penyu, wisatawan dapat berfoto bersama penyu. Untuk pecinta fotografi dapat memanfaatkan spot – spot foto tersebut dan juga selain indah tempat ini juga romantis bagi pasangan yang ingin mengadakan sesi pemotretan prewedding.

2. Pasir Hitam dan Pohon Cemara

Pantai cemara memiliki karateristik hamparan Pantai pasir dengan butiran lembut yang berwarna agak kehitaman. Di sekeliling Pantai terdapat juga hutan pohon cemara yang berjenis pohon cemara laut. Karateristik inilah yang memberikan ke unikan sekaligus asal – usul terbentuknya nama Pantai Cemara. Di Pantai ini terdapat penjual – penjual makanan dan minimum yang dapat di beli dengan harga terjangkau untuk menemani anda selagi beristirahat menikmati keindahan Pantai.  Beragam menu dapat anda pilih sembari bersantai di bawah pohon, menikmati makanan yang telah di pesan dan menikmati suasana di sekitar yang masih alami. Pohon – pohon cemara yang rindang dan bersih membuat sejuk wisatawan yang beristirahat untuk sekedar bersantai – santai. Dalam menikmati sejuknya hutan cemara, wisatawan sering menggelar tikar meskipun hanya sekedar bercengkrama ataupun menikmati makanan – minuman dibawah pohon.

3. Tempat Penangkaran Penyu

Selain pasir dan pohon cemaranya, Pantai ini juga memiliki tempat penangkaran penyu semi alami yang masih sederhana. Tempat ini terdiri dari tempat pembesaran dan edukasi penyu. Ketika masa musim telur penyu, bila anda beruntung akan dapat melihat penyu yang melakukan pendaratan untuk bertelur secara langsung di tepi Pantai. Untuk tiket masuk ke penangkaran penyu cukup membayar 2000 . Selain penyu juga terdapat kolam – kolam ikan. Tempat penangkaran ini berfungsi untuk melindungi telur – telur penyu dari serangan predator atau hewan – hewan pemakan telur ataupun manusia nakal yang ingin mengambil telur tersebut untuk dijual. Selama beberapa bulan sekali terdapat acara pelepasan tuki. Tukik merupakan anak penyu. Dalam pelepasan tukik cukup membayar 2500 per tukiknya. Patut dicoba jika anda berkunjung ke Pantai Cemara ini.

4. Sunrise of Java nya Banyuwangi

Keindahan yang dapat dinikmatin di Pantai Cemara ini adalah saat mengunjungi di pagi hari, anda dapat menikmati Sunrise of Java nya Banyuwangi. Desiran ombak dengan hamparan pasir Pantai yang membuat hati damai.

5. Tempat Camping (Berkemah)

Di Pantai ini terdapat lapangan yang luas. Biasanya para pengunjung memakai tempat ini sebagai tempat camping (berkemah). Jika malam tempat tersebut juga sering di adakan api unggun oleh para orang yang mengadakan kemah. Karena udaranya yang sejuk saat pagi hari tempat tersebut banyak terdapat pengunjung – pengujung yang melakukan olahraga.

6. Lorong Goa Cemara

Deretan pohon – pohon cemara yang di tanam sepanjang Pantai semakin bertumbuh banyak, besar dan rindang sehingga menyerupai goa yang panjang dan indah. Tempatnya yang rindang cocok untuk berteduh atausekedar berjalan – jalan menyusuri lorong goa cemara.

Pantai Cemara

PANTAI MUSTIKA

Banyuwangi – Di Banyuwangi, kini ada pantai yang keren dan menawan, Pantai Mustika namanya. Tidak hanya pemandangannya yang menawan, namun wisatawan juga bisa menikmati kuliner lobster.

Pantai Mustika terletak di Dusun Pancer Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Lokasinya tak jauh dari Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki keunikan berupa hamparan golden sands atau pasir emas yang luas. Selain itu, bibir pantai ini membentuk seperti setengah lingkaran. Sungguh pantai yang sangat menawan.

Untuk mencapai ke pantai cantik ini, dari Pantai Pulau Merah bisa dengan berjalan kaki sekitar 3-4 km ke arah barat, atau sebelum memasuki pintu masuk Pantai Pulau Merah terdapat jalan desa ke kanan. Ikuti saja jalan, nanti akan sampai di Pantai Mustika.

Di Pantai Mustika ini wisatawan yang berkunjung bisa menikmati deburan ombak laut di atas kursi pantai yang tersedia, bermain pasir pantai, menikmati sajian kelapa muda. Tak lupa, udang lobster juga tersedia di kawasan ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun ikut mencicipi kelezatan lobsternya. Pada akhir pekan kemarin, Khofifah bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunjungi Pantai Mustika usai menghadiri upacara petik laut di Pantai Pancer.

Di sana, gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini juga menikmati es kelapa muda dan menu seafood lainnya.

“Pantai ini bagus. Makananya juga enak. Senang sekali karena pantainya bersih, jaga terus ya kebersihannya,” kata Khofifah sembari menyusuri keindahan pantai.

Bupati Anas mengatakan Banyuwangi baru saja menggelar Festival Pantai Mustika yang tujuannya untuk mempromosikan wisata ini. Beragam atraksi seni dan budaya digelar untuk meramaikan acara tersebut. Dalam festival tersebut, lobster menjadi hidangan utama para pengunjung.

“Silakan datang ke Pantai Mustika, jangan lupa mencicipi udang lobsternya,” ajak Anas.

Kawasan sekitar pantai ini cukup rindang karena ditumbuhi oleh ratusan pohon kelapa. Lapangan pasir emas itu bisa jadi arena lari-lari anak-anak ataupun jalan-jalan menikmati udara pantai yang segar.

Seperti yang dilakukan oleh Mahrus bersama keluarga kecilnya saat menikmati pantai ini. Dua anak Mahrus asyik bermain pasir pantai yang bersih, sementara istrinya sedang menikmati olahan saus lobster dan pindang koyong.

“Panorama sunsetnya di sini sangat menawan,” cetus Mahrus usai solat berjamaah di musholla Pantai Mustika.

Pantai Mustika bisa ditempuh melalui jalur darat dari pusat kota selama 2 jam. Di sana, juga tersedia lapak-lapak kuliner yang telah ditata pemkab yang bisa dimanfaatkan wisatawan beristirahat, setelah capai bermain-main di pantai.

Saat malam, pelancong di sini juga dimanjakan fasilitas tenda kemah yang bisa digunakan bermalam.

https://news.detik.com/

PANTAI PAPUMA

Nama Papuma bukan dari bahasa jawa. Atau bahasa Indonesia. Nama Papuma diambil dari akronim Pasir Putih Malikan. Akronim ini kemudian terlanjur melekat, sehingga masyarakat umum dengan mudah menyebut ini sebagai Papuma.

Pantai ini merupakan salah satu dari tempat wisata di Jember yang menawan. Pantai ini berbeda dengan tempat wisata pantai yang lain. Jika pantai lain umumnya adalah wisata Teluk, Pantai Papuma sebaliknya adalah wisata Tanjung. Daratan Papuma menjorok ke lautan. Hal ini membuat ombak pantai ini jadi besar dan ganas.

Ciri khas lain Pantai Papuma adanya 7 karang besar yang menjulang tinggi di depan pantai. Ukurannya cukup besar, sehingga cukup untuk disebut sebagai pulau kecil. Masing-masing Karang diberikan nama oleh penduduk lokal. Ada Pulau Krisna, Pulau Batara Guru, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, pulau Kajang, dan ke-6 pulau kodok. Karena alasan mistis, 1 batu karang dibiarkan tidak bernama.

Sensasi menakjubkan dapat dinikmati oleh pengunjung. Saat ombak tidak besar, pengunjung dapat berdiri di bebatuan karang merasakan terpaan angin.  Namun diperlukan kewaspadaan khusus. Meski air pantai cukup tenang, tekstur batu karang yang kasar bisa mengakibatkan lecet jika tak hati-hati

Mitos Pantai Papuma

Ada mitos di kalangan masyarakat lokal yang berkaitan dengan kekuasaan Nyi Roro Kidul di sekitar pantai ini. Ketika berwisata di pantai ini, wisatawan dihimbau untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau.

  1. Mitos Gua Lawa

Pada salah satu batu karang di Pantai Papuma ada gua. Gua ini bernama Gua Lawa. Dalam bahasa Jawa, Lawa memiliki arti kelelawar. Gua ini hanya bisa dilihat ketika air surut saja.

Kisah dalam masyarakat lokal, di sinilah bersemayam Dewi Sri Wulan. Salah satu putri penguasa Pantai Selatan. Dewi Sri Wulan inilah konon yang menjadi penunggu Pantai Papuma.

  1. Mitos Raden Mursada

Pada bagian luar pantai, Papuma memiliki batu datar yang mirip kerang raksasa. Batu ini berjajar menghadap Barat.

Terletak bersebelahan dengan Pantai Watu Ulo, batu karang tersebut konon adalah tempat Raden Mursada dan Marsudo memancing ikan ajaib yang ternyata wujud dari Raja Mina. Bayangan keduanya konon sering terlihat saat sekitar Magrip. Bayangan yang tampak adalah bayangan 2 orang pria yang sedang memancing.

http://www.nativeindonesia.com

PANTAI BRUMBUN

Informasi Umum

Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung adalah salah satu tempat wisata yang berada di desa wonokoyo, kecamatan tanggunggunung, kabupaten tulungagung, provinsi jawa timur, negara indonesia. Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota tulungagung tidak mengunjungi wisata pantai yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya. Keindahan Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung di kota tulungagung. 29 Daftar Wisata Alam dan Bahari di Kabupaten Tulungagung

Lokasi

Dimana lokasi Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung ? seperti yang tertulis di atas lokasi Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung terletak di desa wonokoyo, Kecamatan tanggunggunung, Kabupaten tulungagung, Provinsi jawa timur.

Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.

Daya Tarik

Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah wonokoyo juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Kota tulungagung juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya , salah satu contohnya adalah Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung ini. Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung ini merupakan daya tarik tersendiri dari Kota Tulungagung. Pantai ini memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dari wisata pantai lainya yang ada di Tulungagung seperti pantai Coro atau Tebing Banyu Mulok.

Jadi jika kalian berkunjung ke pantai Coro atau berkunjung ke Tebing Banyu Mulok, kurang lengkap rasanya jika kalian tidak merasakan keindahan dari pantai Brumbun ini. pantai brumbun tidak begitu panjang, kurang lebih 500 meter. Pantai Brumbun merupakan teluk dari laut lepas Samudra Hindia. Lautnya tenang sehingga enak dibuat berenang.

Di ujung teluk tampak beberapa pemancing sibuk dengan kailnya. Sementara di kanan Pantai Brumbun terdapat delta pasir putih, yang dikelilingi sungai. Sangat asyik untuk bermain sepak bola. Listrik belum masuk di desa ini. Penduduk menggunakan solar cell (pemanfaatan tenaga matahari) untuk penerangan.

Memang pantai Brumbun ini bisa dikatakan tidak terlau luas, tapi rimbunya pepohonan di sekiatar pantai, keindahan pasir putih, dan deburan ombak dari pantai Brumbun ini bisa membuat wisata kalian semakain menyenangkan. Apalagi jika kalian datang kesini dengan beramai ramai, dijamin suasana liburan kalian akan semakain asik dan berkesan. 29 Daftar Wisata Alam dan Bahari di Kabupaten Tulungagung

Fasilitas

Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung bisa dibilang sebuah wisata pantai yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

– Area Parkir kendaraan

– Mushola

– Kamar mandi / MCK

– rumah makan

– dan masih banyak lainnya

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota tulungagung sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota tulungagung saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan anda. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju lokasi Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung tersebut.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Wisata Pantai Brumbun di Tulungagung,anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan. Serta beberapa barang tambahan seperti kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman – teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, sampo, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati – hati.

https://ihategreenjello.com/pesona-keindahan-wisata-pantai-brumbun/

Pantai Garangan

Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung adalah salah satu tempat wisata yang berada di desa ngrejo, kecamatan tanggungung, kabupaten tulungagung, provinsi jawa timur, negara indonesia.adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota tulungagung tidak mengunjungi wisata pantaiyang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya. Keindahan Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung di kota tulungagung.

Lokasi

Dimana lokasi Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung ? seperti yang tertulis di atas lokasi Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung terletak di desa ngrejo, Kecamatan tanggunggung, Kabupaten tulungagung, Provinsi jawa timur.

Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Pantai Gerangan di Tulungagungsaya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.

Daya Tarik

Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah ngrejo juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Kota tulungagung juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya , salah satu contohnya adalah Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung ini. Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung adalah wisata pantai yang terkenal di kota tulungagung, Di sebelah kiri Pantai Gerangan terdapat gugusan bukit kapur. Beberapa diantaranya runtuh terhantam gelombang selama ratusan tahun dan membentuk sebuah ceruk. Pantai Gerangan memanjang sampai di bawah gugusan bukit kapur ini, kalau air pasang, tempat ini akan tergenang air laut. Ombak di pantai gerangan atau pantai nggerangan ini tidak terlalu besar, namun anda tetap harus berhati-hati jika tidak bisa berenang. Uniknya, disini anda akan menemukan pasir putih dan juga pasir hitam dengan warna air laut biru kehijau-hijauan semakin menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan.Selain menawarkan keindahan pantai dengan sebuah Pulau Karang di ujung teluknya, tempat ini menawarkan kedamaian bagi kalian yang ingin lepas dari kebisingan kota. 29 Daftar Wisata Alam dan Bahari di Kabupaten Tulungagung

Fasilitas

Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung bisa dibilang sebuah wisata pantai yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

– Area Parkir kendaraan

– Mushola

– Kamar mandi / MCK

– rumah makan

– dan masih banyak lainnya

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota tulungagung sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota tulungagung saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan anda. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju lokasiWisata Pantai Gerangan di Tulungagung tersebut.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Wisata Pantai Gerangan di Tulungagung,anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan. Serta beberapa barang tambahan seperti kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman – teman anda.

Jangan lupa bawa perlengkapan kesehatan (contohnya adalah sabun, tissue basah, sampo, antiseptik). Siapkanlah fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi diri anda dan selalu berhati – hati.

https://ihategreenjello.com/pesona-keindahan-wisata-pantai-gerangan/

Pantai Sioro

Pantai Sioro masuk wilayah Kecamatan Tanggungnunung, tepatnya di Desa Ngrejo.

Untuk mencapai lokasi ini hanya bisa menggunakan kendaraan sepeda motor.

Itu pun sepeda motor jenis trail, atau motor jantan.

Untuk motor matic tidak disarankan untuk digunakan ke lokasi ini.

Jalan masuk pantai ini berada di Dusun Kuning, sebuah dusun yang berbatasan langsung dengan wilayah hutan.

Namun kini hutan ini berubah menjadi hamparan ladang jagung dan pisang.

Jalannya hanya berupa rabat beton selebar 50 sentimeter.



Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pantai Sioro Tulungagung, Keindahan Alami di Balik Ladang Jagung dan Kebun Pisang, https://surabaya.tribunnews.com/2018/03/12/pantai-sioro-tulungagung-keindahan-alami-di-balik-ladang-jagung-dan-kebun-pisang.
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata

https://surabaya.tribunnews.com/